Thursday, 4 October 2012

Izinkan Ibu Menemuimu Untuk Terakhir Kalinya



Jalannya sudah tertatih-tatih, karena usianya sudah lebih dari 70 tahun, sehingga kalau tidak perlu sekali, jarang ia bisa dan mau keluar r
umah. Walaupun ia mempunyai seorang anak perempuan, ia harus tinggal di rumah jompo, karena kehadirannya tidak diinginkan. Masih teringat olehnya, betapa berat penderitaannya ketika akan melahirkan putrinya tersebut.

Ayah dari anak tersebut minggat setelah menghamilinya tanpa mau bertanggung jawab atas perbuatannya. Di samping itu keluarganya menuntut agar ia menggugurkan bayi yang belum dilahirkan, karena keluarganya merasa malu mempunyai seorang putri yang hamil sebelum nikah, tetapi ia tetap mempertahankannya, oleh sebab itu ia diusir dari rumah orang tuanya.

Selain aib yang harus di tanggung, ia pun harus bekerja berat di pabrik untuk membiayai hidupnya. Ketika ia melahirkan putrinya, tidak ada seorang pun yang mendampinginya. Ia tidak mendapatkan kecupan manis maupun ucapan selamat dari siapapun juga, yang ia dapatkan hanya cemohan, karena telah melahirkan seorang bayi haram tanpa bapak. 
 
Walaupun demikian ia merasa bahagia sekali atas berkat yang didapatkannya dari Tuhan di mana ia telah dikaruniakan seorang putri. Ia berjanji akan memberikan seluruh kasih sayang yang ia miliki hanya untuk putrinya seorang, oleh sebab itulah putrinya diberi nama Love – Kasih.

Wednesday, 19 September 2012

Mahasiswa ITB dapat Beasiswa dari BlackBerry


KOMPAS.com/Didik Purwanto
Presiden Director RIM Indonesia Andy Cobham, Managing Director RIM Asia Selatan Hastings Singh, Deputi Menteri Koordinator Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Edi Putra Irawady serta perwakilan ITB Profesor Suhono Harso Supangkat saat penandatanganan kerjasama pembangunan RIM Innovation Center di Kampus ITB Bandung Jawa Barat, Selasa (22/5/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com - Research In Motion (RIM) telah menandatangani nota kesepakatan dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Maret 2012, untuk membuat BlackBerry Innovation Center yang fokus pada pengembangan aplikasi mobile. Sebanyak 30 mahasiswa berpotensi akan mendapat beasiswa riset Mobile Computing.

Dalam siaran pers yang diterima KompasTekno, Rabu (19/9/2012), pihak RIM menjelaskan, sejauh ini ada 8 beasiswa yang telah diberikan untuk mahasiswa tingkat Magister dan Doktor. Tahun ini, akan ada tambahan 10 mahasiswa Magister dan 12 mahasiswa Sarjana tingkat akhir yang akan diberikan beasiswa.

Pengikut