Friday, 30 March 2012

Korban Demo Salemba, Agung Tuanany Masih Kritis

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Agung Tuanany, mahasiswa YAI, salah satu korban yang terkena tembakan pada peristiwa Salemba yang memanas semalam, kondisinya masih kritis. Saat ini Agung masih dirawat secara intensif di RS Islam Cempaka Putih Jakarta.
Menurut Rezky Tuanany, pasca pembedahan untuk mengeluarkan peluru di rusuk kanannya, Agung sampai saat ini belum sadarkan diri. ‘’Masih belum sadar, tapi pelurunya sudah dikeluarkan,’’ ujar Rizky, Jumat (30/3).
Agung dijemput oleh Rizky pada pukul 10.00 tadi malam di kampus YAI. Namun Agung baru bisa dievakuasi pada dinihari tadi. Sekitar 04.30 WIB baru tiba di RS Islam Cempaka Putih.
Satu peluru karet bersarang di rusuk kanan Agung berhasil dikeluarkan. Agung sendiri menderita cukup banyak kehilangan darah karena baru mendapat penanganan medis setelah lebih dari lima jam menunggu di dalam kampus.

Polisi Ngotot tak Menembak Mahasiswa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Meski sudah banyak mahasiswa yang tumbang akibat didor, namun aparat kepolisian ngotot pihaknya tak melakukan penembakan. Padahal, menurut salah seorang dosen YAI Salemba yang ditemui Republika  menyatakan ada tiga mahasiswanya yang tertembak.

Seorang mahasiswa tertembak di bagian dada dan seorang mahasiswa lainnya di bagian pahanya. Belum diketahui pasti apakah peluru yang melukai ketiga mahasiswa itu berbentuk peluru tajam atau karet.  Hingga malam tadi, penyisiran terhadap aparat kepolisian di sejumlah kampus dekat lokasi bentrokan masih berlangsung.

Ihwal bantahan soal penembakan itu sendiri disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto. Dia mengklaim, tak ada mahasiswa yang terkena tembakan.  “Tidak ada peluru karet apalagi peluru tajam,” tegasnya.

Pengikut